Jakarta, infopasar.id -Berdasarkan data resmi terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah ibu kota tercatat berada di level 5,79 persen.
Angka riil dari survei periodik ketenagakerjaan mutakhir ini menunjukkan performa pasar kerja Jakarta yang terus bergerak ke arah positif.
Penurunan ini menjadi indikator penting bahwa roda perekonomian perkotaan mulai kembali adaptif pasca-dinamika ekonomi global.
Penurunan performa angka pengangguran tersebut setara dengan berkurangnya sekitar 10.000 orang pencari kerja dibandingkan dengan periode kuartal sebelumnya yang sempat menyentuh angka 6,03 persen.
Informasi dilapangan, bahwa perbaikan kondisi pasar kerja ini juga berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah pekerja penuh waktu di Jakarta yang kini mencapai 4,36 juta orang.
Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar angkatan kerja baru maupun lama mulai terserap secara optimal pada sektor-sektor industri produktif.
Hingga saat ini, sektor Perdagangan Besar dan Eceran masih kokoh menjadi motor penggerak utama dalam menyerap tenaga kerja terbesar di Jakarta.
Disusul oleh sektor akomodasi, penyediaan makan minum, serta jasa transportasi perkotaan yang ikut mendongkrak penciptaan lapangan kerja baru.
Penguatan kompetensi praktis serta sinergi antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri riil menjadi aspek krusial agar tren penurunan angka pengangguran setinggi 5,79 persen ini bisa terus dipertahankan secara berkelanjutan.









