InfoPasar.id
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Politik
  • Tekno
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Politik
  • Tekno
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
InfoPasar.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Politik
  • Tekno
  • Gaya Hidup
Home News

Wisatawan Sepi, Pedagang di Jalur Puncak Keluhkan Penurunan Omzet

by Redaksi
8 Mei 2026
in News
Wisatawan Sepi, Pedagang di Jalur Puncak Keluhkan Penurunan Omzet

Oplus_16908288

2
VIEWS

Jawa Barat, infopasar.id – Kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, kini tengah menghadapi kelesuan aktivitas ekonomi. Sejumlah pedagang di sepanjang jalur utama mulai mengeluhkan kondisi pasar yang semakin sepi meskipun memasuki periode libur akhir pekan.

Para pelaku usaha kecil, mulai dari pedagang oleh-oleh hingga pemilik warung makan, mengaku pendapatan harian mereka merosot tajam dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Penurunan daya beli masyarakat ditengarai menjadi salah satu faktor utama yang memicu anjloknya omzet para pedagang.

BacaJuga

Wujudkan Program “Gampang Sembako”, Kelurahan Kenanga Salurkan Beras Bulog dan Minyak Goreng

Tangsel Pacu Proyek Strategis Koperasi Merah Putih Hingga 75 Persen

Pasokan Melimpah, Harga Minyak Goreng Curah dan Kemasan Stabil

Banyak wisatawan yang kini cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uang mereka, atau bahkan hanya sekadar melintas tanpa singgah untuk berbelanja.

Beberapa pedagang oleh-oleh khas Puncak menyebutkan bahwa mereka harus memangkas stok barang dagangan karena khawatir tidak laku terjual.

Selain faktor ekonomi nasional, kebijakan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) yang sering diterapkan secara situasional juga turut memengaruhi pola kunjungan.

Meskipun kebijakan ini bertujuan untuk mengurai kemacetan, para pedagang merasa durasi penutupan jalan yang terlalu lama sering kali membuat calon pembeli enggan berhenti karena khawatir terjebak antrean lebih panjang.

Hal ini mengakibatkan waktu operasional toko menjadi tidak menentu dan merugikan omzet harian mereka. Menanggapi situasi ini, para pedagang berharap adanya campur tangan pemerintah daerah untuk memulihkan gairah wisata di kawasan Puncak.

Mereka mengusulkan adanya lebih banyak acara atau festival budaya yang dapat menarik minat pengunjung secara berkelanjutan, bukan hanya saat musim libur panjang.

Tanpa adanya solusi yang konkret, para pelaku usaha kecil di Puncak khawatir bisnis mereka akan terus terpuruk dan sulit untuk bangkit kembali.

Tags: Harga pasarInfopasarInformasi pasarPuncak Bogor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Wujudkan Program “Gampang Sembako”, Kelurahan Kenanga Salurkan Beras Bulog dan Minyak Goreng

Wujudkan Program “Gampang Sembako”, Kelurahan Kenanga Salurkan Beras Bulog dan Minyak Goreng

8 Mei 2026
Wisatawan Sepi, Pedagang di Jalur Puncak Keluhkan Penurunan Omzet

Wisatawan Sepi, Pedagang di Jalur Puncak Keluhkan Penurunan Omzet

8 Mei 2026
Tangsel Pacu Proyek Strategis Koperasi Merah Putih Hingga 75 Persen

Tangsel Pacu Proyek Strategis Koperasi Merah Putih Hingga 75 Persen

7 Mei 2026
Pasokan Melimpah, Harga Minyak Goreng Curah dan Kemasan Stabil

Pasokan Melimpah, Harga Minyak Goreng Curah dan Kemasan Stabil

6 Mei 2026
Harga Emas Melambung Tinggi

Harga Emas Melambung Tinggi

6 Mei 2026
InfoPasar.id

Follow Us

Jelajahi

  • Bisnis & Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • News
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Tekno
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 InfoPasar.id - Media Informasi Pasar, Bisnis & Keuangan Teraktual

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Gaya Hidup
  • Politik
  • Tekno

© 2024 InfoPasar.id - Media Informasi Pasar, Bisnis & Keuangan Teraktual