Jakarta, infopasar.id – PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, resmi mempertahankan skema harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terbaru yang berlaku hingga Selasa, 14 Juli 2026.
Berdasarkan rincian resmi untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga produk unggulan Pertamax Turbo (RON 98) masih kokoh di angka Rp19.300 per liter, setelah sebelumnya mengalami penurunan dari tarif Rp20.750 per liter.
Produk Dexlite (CN 51) kini dipatok pada harga Rp19.700 per liter, merosot dari harga bulan lalu yang sempat menyentuh angka Rp23.000 per liter.
Sementara itu, bagi pengguna bahan bakar diesel kualitas tertinggi, yakni Pertamina Dex (CN 53), tarifnya kini berada pada level Rp21.150 per liter dari yang sebelumnya bertengger di harga Rp24.800 per liter.
Jenis BBM non-subsidi massal seperti Pertamax (RON 92) tetap dijual stabil pada angka Rp16.250 per liter. Begitu pula dengan produk bahan bakar ramah lingkungan Pertamax Green 95 yang harganya masih ditahan pada tingkat Rp17.000 per liter sejak penyesuaian harga terakhir dilakukan.
Pertamina menegaskan bahwa harga Pertalite (RON 90) tidak mengalami perubahan dan tetap dijual seharga Rp10.000 per liter di seluruh wilayah Indonesia.
Kebijakan yang sama juga diterapkan pada komoditas Biosolar Subsidi, di mana tarifnya masih dipatok sebesar Rp6.800 per liter demi menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.









