Tangerang, infopasar.id – Polres Metro Tangerang Kota memilih pendekatan kekinian untuk merangkul generasi z dan milenial dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-80.
Alih-alih menggunakan metode formal, kepolisian menggelar “E-Sport Turnamen Kapolres Cup Road to Kapolri Cup Tahun 2026” pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Langkah inovatif ini diambil untuk meruntuhkan sekat pembatas antara aparat penegak hukum dan kelompok pemuda melalui media yang akrab dengan keseharian mereka, yaitu gim digital.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., membuka langsung kompetisi ini pukul 09.00 WIB.
Ruang Aula Lantai 2 Gedung Presisi Polres Metro Tangerang Kota yang biasa bernuansa kaku disulap menjadi arena tanding yang penuh antusiasme.
Kepolisian sengaja memanfaatkan momentum ini sebagai wadah bagi para pencinta gim digital sekaligus menjaring talenta lokal terbaik untuk bersaing di tingkat nasional.
Sebanyak 170 peserta yang terbagi dalam 34 tim dari berbagai wilayah berkumpul untuk mengadu taktik. Cabang gim yang dipertandingkan adalah Mobile Legends, sebuah permainan strategi populer yang menuntut kerja sama tim tingkat tinggi.
Melalui kompetisi ini, para peserta tidak hanya memperebutkan gelar juara lokal, tetapi juga tiket emas untuk mewakili daerah menuju ajang bergengsi Kapolri Cup.
Strategi pendekatan humanis ini mendapat dukungan penuh dari organisasi olahraga eksternal demi menjamin kualitas kompetisi.
Kehadiran Ketua KORMI Kota Tangerang, Sulfi Afriadi, S.Hum., dan Ketua IESPA Kota Tangerang, Fandy Achmad, memperkuat legalitas teknis turnamen ini.
Kolaborasi eksternal bersama Haris Edo dari Kazoku Games juga memastikan kompetisi berjalan profesional dan menjunjung tinggi sportivitas.
Di sela-sela riuhnya pertandingan, Polres Metro Tangerang Kota menyelipkan misi sosial penting terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Kepolisian memanfaatkan atmosfer positif turnamen untuk mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam kehidupan bernegara.
Pendekatan ini dinilai jauh lebih efektif bagi gen Z yang cenderung lebih adaptif menerima pesan lewat aktivitas kasual.
Melalui turnamen e-sport ini, kepolisian berharap dapat menghapus stigma kaku dan membangun kemitraan yang lebih erat dengan warga digital.
Hubungan harmonis yang tercipta dari arena gim diharapkan mampu memicu kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan.
Target utamanya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota dengan melibatkan pemuda sebagai motor penggeraknya.
Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari menegaskan bahwa ekosistem digital merupakan ruang strategis untuk menyebarkan pesan perdamaian.
Sinergi ini diharapkan dapat mencetak agen perubahan yang aktif menjaga ketertiban mulai dari lingkungan terkecil mereka.
Acara pembukaan tersebut juga dihadiri Wakapolres AKBP Eko Bagus Riyadi, S.H., S.I.K., M.Si., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Tangerang Kota.









