InfoPasar.id
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Politik
  • Tekno
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Politik
  • Tekno
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
InfoPasar.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Politik
  • Tekno
  • Gaya Hidup
Home Bisnis & Ekonomi

‘Pasar Induk’ Cuaca Buruk, Harga Cabai Mengalami Kenaikan

by Redaksi
4 Februari 2026
in Bisnis & Ekonomi, News
‘Pasar Induk’ Cuaca Buruk, Harga Cabai Mengalami Kenaikan

Oplus_16908288

27
VIEWS

Jakarta, infopasar. Id – Berdasarkan data terkini pada tanggal 4 Februari 2026, harga cabai di Pasar Induk Jakarta menunjukkan tren yang dinamis namun cenderung mengalami tekanan kenaikan yang signifikan.

Bukan sekadar fluktuasi harian biasa, melainkan cerminan dari kompleksitas rantai pasok dan kondisi iklim yang tengah berlangsung di berbagai daerah penyangga ibu kota.

Berikut harga cabai hari ini :

BacaJuga

‘Dukung Pemerintah’ Polri telah membangun 1.376 SPPG

Kelurahan Gandasari Salurkan Bantuan Makanan Bergizi bagi 30 Anak Rawan Stunting

Dampak Kenaikan Harga LPG Non-Subsidi: Konsumsi Gas Melon Melonjak

Cabai Rawit Merah Rp60.000 – Rp65.600

Cabai Merah Besar Rp51.650 – Rp60.000

Cabai Merah Keriting Rp41.350 – Rp43.950

Cabai Rawit Hijau Rp52.100

 

Kondisi Harga dan Stok di Pasar Induk Memasuki minggu pertama Februari 2026, harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati dan sekitarnya terpantau menembus angka yang cukup tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Pasokan yang masuk ke pasar induk mengalami penurunan volume harian, yang secara otomatis memicu hukum permintaan dan penawaran. Ketidakseimbangan ini menyebabkan para pedagang grosir menyesuaikan harga lebih awal guna mengantisipasi kelangkaan barang hingga beberapa hari ke depan.

Dampak Cuaca terhadap Produksi Faktor utama di balik kenaikan harga ini adalah intensitas curah hujan yang tidak menentu di wilayah sentra produksi seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kelembapan yang tinggi meningkatkan risiko serangan hama patek dan pembusukan akar pada tanaman cabai. Akibatnya, banyak petani yang mengalami gagal panen atau terpaksa memanen lebih dini, sehingga kualitas cabai yang sampai ke Jakarta tidak selalu dalam kondisi prima meskipun harganya mahal.

Kendala Logistik dan Distribusi Selain masalah di lahan tani, kendala distribusi juga memegang peranan penting dalam pembentukan harga hari ini.

Cuaca buruk di jalur transportasi utama seringkali menyebabkan keterlambatan pengiriman armada truk pengangkut sayur.

Keterlambatan hitungan jam saja di pasar induk dapat menyebabkan kepanikan kecil di tingkat pengecer, yang kemudian berbondong-bondong menaikkan harga jual demi mengamankan margin keuntungan mereka.

Lonjakan Permintaan Menjelang Hari Besar Secara siklus, bulan Februari sering kali beriringan dengan berbagai peringatan hari besar atau kegiatan sosial masyarakat yang meningkatkan konsumsi rumah tangga.

Peningkatan permintaan dari sektor industri makanan dan kuliner di Jakarta yang mulai pulih sepenuhnya di tahun 2026 ini memberikan tekanan tambahan pada stok yang ada.

Cabai, sebagai komoditas pokok dalam masakan Indonesia, tetap diburu meskipun harganya sedang melambung tinggi.

Nasib Pedagang Eceran dan Konsumen Akhir Di tingkat pasar tradisional kecil, harga cabai bisa melambung hingga 20-30% lebih tinggi dari harga di pasar induk.

Pedagang eceran mengeluhkan tipisnya keuntungan karena mereka tidak bisa menaikkan harga terlalu ekstrem kepada pelanggan setianya.

Di sisi lain, konsumen mulai menyiasati kenaikan ini dengan beralih ke cabai kering atau mengurangi porsi pembelian, yang pada jangka panjang dapat memengaruhi perputaran uang di pasar tradisional.

Stabilitas harga baru mungkin tercapai saat cuaca mulai membaik dan arus distribusi kembali lancar. Untuk saat ini, koordinasi antarwilayah menjadi kunci utama agar pasokan dari luar daerah dapat dialirkan secara merata ke Jakarta tanpa hambatan birokrasi maupun spekulasi pasar.

 

 

Tags: Harga cabaiHarga pasarInfopasarInformasi pasarPasar induk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

‘Dukung Pemerintah’ Polri telah membangun 1.376 SPPG

‘Dukung Pemerintah’ Polri telah membangun 1.376 SPPG

19 Mei 2026
Kelurahan Gandasari Salurkan Bantuan Makanan Bergizi bagi 30 Anak Rawan Stunting

Kelurahan Gandasari Salurkan Bantuan Makanan Bergizi bagi 30 Anak Rawan Stunting

19 Mei 2026
Dampak Kenaikan Harga LPG Non-Subsidi: Konsumsi Gas Melon Melonjak

Dampak Kenaikan Harga LPG Non-Subsidi: Konsumsi Gas Melon Melonjak

15 Mei 2026
Dolar AS Tembus Rp17.500, Rupiah Terperosok Akibat Sentimen MSCI dan Geopolitik Global

Dolar AS Tembus Rp17.500, Rupiah Terperosok Akibat Sentimen MSCI dan Geopolitik Global

13 Mei 2026
Biosolar Subsidi Stabil, Varian Non-Subsidi Masih Tinggi

Biosolar Subsidi Stabil, Varian Non-Subsidi Masih Tinggi

12 Mei 2026
InfoPasar.id

Follow Us

Jelajahi

  • Bisnis & Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • News
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Tekno
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 InfoPasar.id - Media Informasi Pasar, Bisnis & Keuangan Teraktual

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Gaya Hidup
  • Politik
  • Tekno

© 2024 InfoPasar.id - Media Informasi Pasar, Bisnis & Keuangan Teraktual