Jakarta, infopasar.id – Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional di wilayah DKI Jakarta mengalami lonjakan drastis pada perdagangan hari ini, Jumat (10/04/2026).
Berdasarkan data terbaru dari Info Pangan Jakarta, komoditas pedas ini kini dibanderol dengan harga rata-rata Rp84.650 per kilogram.
Kenaikan ini menempatkan cabai rawit sebagai komoditas dengan pergerakan harga paling menonjol dibandingkan jenis sayuran lainnya sepanjang pekan ini.
Lonjakan harga yang cukup signifikan ini utamanya dipicu oleh kendala distribusi dari daerah penghasil menuju ibu kota.
Cuaca buruk dan intensitas hujan yang tinggi di wilayah sentra produksi, seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur, menyebabkan jalur logistik terhambat.
Akibatnya, volume pasokan yang masuk ke pasar-pasar induk di Jakarta mengalami penurunan yang cukup tajam sejak awal minggu.
Selain masalah pengiriman, faktor cuaca ekstrem juga berdampak langsung pada kualitas hasil panen di tingkat petani.
Hujan lebat yang terus-menerus turun merusak tanaman cabai, sehingga persentase cabai yang membusuk sebelum sampai ke tangan pedagang meningkat.
Kondisi stok yang menipis di tengah permintaan warga Jakarta yang tetap tinggi secara otomatis mengerek harga jual di tingkat eceran.
Para pedagang di Pasar Senen dan Pasar Minggu mengeluhkan sulitnya mendapatkan stok cabai rawit merah yang segar dengan harga grosir yang terjangkau.
Banyak pedagang terpaksa mengurangi kuantitas stok harian mereka untuk menghindari kerugian besar jika cabai tidak habis terjual dalam sehari.
Situasi ini mulai memberikan tekanan bagi konsumen, terutama para pelaku usaha kuliner kecil yang sangat bergantung pada bahan baku cabai.
Meskipun cabai merah besar dan cabai merah keriting terpantau relatif stabil di kisaran Rp46.000 per kilogram, namun tren kenaikan pada cabai rawit mulai diikuti oleh bumbu dapur lainnya.














