InfoPasar.id
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Politik
  • Tekno
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Politik
  • Tekno
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
InfoPasar.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Politik
  • Tekno
  • Gaya Hidup
Home News

Sentil BULOG Soal Minyakita, IKAPPI: Stok Aman Harus Sampai ke Pasar, Bukan Hanya Dijadikan Kambing Hitam

by Redaksi
16 April 2026
in News, Tak Berkategori
Sentil BULOG Soal Minyakita, IKAPPI: Stok Aman Harus Sampai ke Pasar, Bukan Hanya Dijadikan Kambing Hitam

Oplus_16908288

1
VIEWS

Jakarta, infopasar.id – Polemik mengenai ketersediaan dan distribusi Minyakita kembali menjadi sorotan hangat di tengah masyarakat.

Menanggapi situasi tersebut, Ketua DPW Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) DKI Jakarta, Miftahudin, memberikan pernyataan tegas pada Kamis, 16 April 2026.

Ia menekankan agar narasi yang berkembang terkait masalah ini tidak diarahkan untuk menyudutkan atau menyalahkan para pedagang pasar tradisional yang selama ini menjadi ujung tombak penyaluran ke konsumen.

BacaJuga

Pererat Silaturahmi, PP KAGAMAHUT Gelar Halal Bihalal dan Ngobras Bareng Senior di Manggala Wanabakti

DEMA UIN Jakarta Gelar Diskusi Publik, Desak Penuntasan Kasus Kriminalisasi Andrie Yunus

Sinergi Pemkot Tangerang dan Pemprov Banten: Pantau Harga Pangan dan Jemput Bola Layanan NIB di Pasar Anyar

Sebagai pihak yang bersentuhan langsung dengan pembeli di lapangan, para pedagang merasakan betul dampak dari dinamika pasokan serta lonjakan permintaan yang fluktuatif.

Peralihan konsumsi dari minyak goreng curah ke Minyakita telah menciptakan tekanan baru di pasar.

Miftahudin menegaskan bahwa pedagang bukanlah pihak penentu kebijakan distribusi, melainkan justru kelompok yang paling rentan terdampak apabila terjadi gangguan pasokan atau ketidakstabilan harga di tingkat produsen.

Meskipun BULOG telah memberikan pernyataan bahwa stok Minyakita saat ini dalam kondisi aman, IKAPPI menilai klaim tersebut harus dibuktikan dengan ketersediaan barang secara nyata di rak-rak pasar.

Pernyataan stok aman memang patut diapresiasi sebagai upaya menenangkan publik dan menjaga stabilitas pangan nasional.

Namun, perhatian utama saat ini adalah memastikan agar distribusi barang tersebut benar-benar berjalan efektif, tepat sasaran, dan merata hingga ke seluruh pasar tradisional di pelosok daerah.

Kondisi riil di lapangan seringkali menunjukkan potret yang berbeda, di mana dalam beberapa momentum tertentu, pedagang masih mengeluhkan adanya ketidakseimbangan pasokan.

Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa permasalahan utama tidak hanya terletak pada jumlah ketersediaan stok di gudang pusat, tetapi juga pada kelancaran rantai distribusi.

Tanpa pengawasan ketat pada proses penyaluran, klaim stok melimpah tidak akan memberikan dampak signifikan bagi para pedagang maupun masyarakat luas.

Dalam konteks ini, peran BULOG sebagai institusi yang memegang mandat menjaga stabilitas pangan sangat krusial untuk memastikan tidak ada hambatan di setiap rantai penyaluran.

Koordinasi yang kuat antara pemerintah, penyedia jasa logistik, dan distributor sangat diperlukan agar Minyakita sampai ke tangan pedagang tepat waktu.

Kelancaran arus barang inilah yang menjadi kunci utama agar tidak terjadi kelangkaan semu yang seringkali memicu gejolak harga di tingkat retail.

Miftahudin juga memperingatkan agar narasi “stok aman” tidak digunakan sebagai alat untuk melempar kesalahan kepada pedagang jika terjadi kenaikan harga atau kekosongan barang di pasar.

Pedagang pasar tradisional tidak memiliki kapasitas maupun kekuatan modal untuk mengatur suplai barang dalam skala besar, apalagi melakukan praktik penimbunan.

Menyudutkan pedagang hanya akan mengaburkan akar masalah yang sebenarnya berada pada sistem tata kelola distribusi pangan kita.

Pedagang pasar tradisional adalah bagian integral dari ekosistem pangan nasional yang harus dilindungi.

Fokus perbaikan ke depan haruslah diarahkan pada penguatan sistem distribusi nasional agar pasokan Minyakita benar-benar stabil dan merata.

Dengan demikian, polemik mengenai minyak goreng ini tidak terus berulang dan pedagang tidak lagi dijadikan kambing hitam atas kebijakan yang belum berjalan optimal di lapangan.

 

 

 

 

Tags: Harga pasarIKAPPIInfopasarInformasi pasarKetua DPW IKAPPI DKI JakartaKetua IKAPPIMiftahudin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Sentil BULOG Soal Minyakita, IKAPPI: Stok Aman Harus Sampai ke Pasar, Bukan Hanya Dijadikan Kambing Hitam

Sentil BULOG Soal Minyakita, IKAPPI: Stok Aman Harus Sampai ke Pasar, Bukan Hanya Dijadikan Kambing Hitam

16 April 2026
Pererat Silaturahmi, PP KAGAMAHUT Gelar Halal Bihalal dan Ngobras Bareng Senior di Manggala Wanabakti

Pererat Silaturahmi, PP KAGAMAHUT Gelar Halal Bihalal dan Ngobras Bareng Senior di Manggala Wanabakti

14 April 2026
DEMA UIN Jakarta Gelar Diskusi Publik, Desak Penuntasan Kasus Kriminalisasi Andrie Yunus

DEMA UIN Jakarta Gelar Diskusi Publik, Desak Penuntasan Kasus Kriminalisasi Andrie Yunus

14 April 2026
Sinergi Pemkot Tangerang dan Pemprov Banten: Pantau Harga Pangan dan Jemput Bola Layanan NIB di Pasar Anyar

Sinergi Pemkot Tangerang dan Pemprov Banten: Pantau Harga Pangan dan Jemput Bola Layanan NIB di Pasar Anyar

14 April 2026
Bongkar Kegagalan Sistemik, IKAPPI Sebut Pembersihan Sampah Kramat Jati Hanya Solusi Reaktif

Bongkar Kegagalan Sistemik, IKAPPI Sebut Pembersihan Sampah Kramat Jati Hanya Solusi Reaktif

13 April 2026
InfoPasar.id

Follow Us

Jelajahi

  • Bisnis & Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • News
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Tekno
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 InfoPasar.id - Media Informasi Pasar, Bisnis & Keuangan Teraktual

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Gaya Hidup
  • Politik
  • Tekno

© 2024 InfoPasar.id - Media Informasi Pasar, Bisnis & Keuangan Teraktual