Jakarta, infopasar.id – Pergerakan harga pangan pokok di sejumlah pasar tradisional kembali menunjukkan peningkatan dalam sepekan terakhir.
Salah satu komoditas yang paling disorot oleh masyarakat adalah daging ayam ras segar yang kini mengalami lonjakan cukup tajam.
Berdasarkan pantauan data terkini di lapangan, harga jual komoditas hewani ini sudah merangkak naik dan bertahan di barisan angka yang cukup tinggi di tingkat pedagang eceran.
Saat ini, konsumen harus merogoh kocek lebih dalam karena daging ayam ras segar dijual pada kisaran Rp39.350 hingga Rp39.900 per kilogram.
Variasi harga ini terjadi karena adanya perbedaan jalur distribusi, biaya logistik antarwilayah, serta kebijakan margin keuntungan dari masing-masing pedagang.
Lonjakan yang hampir menyentuh kepala empat tersebut mulai memicu keluhan dari para Ibu Rumah Tangga (IRT) dan juga para pelaku usaha warung makan kecil.
Para pedagang mengaku terpaksa menaikkan harga jual akibat modal penebusan di tingkat agen dan peternak yang juga sudah melambung tinggi.
Kenaikan harga pakan ternak serta kendala distribusi akibat cuaca ditengarai menjadi pemicu utama berkurangnya pasokan ayam siap potong ke area pasar perkotaan.
Akibat kondisi dilematis ini, volume penjualan harian para pedagang menurun drastis karena konsumen cenderung mengurangi jumlah pembelian mereka.









