Jakarta, infopasar.id – Dikarenakan mengalami penurunan harga, Petani cabai mulai tidak ingin menanam cabai lagi
Informasi dihimpun, Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI), Abdul Hamid mengatakan selama lima bulan harga cabai merah keriting saja hanya Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per kilogram (kg).
Harga Pokok Produksi (HPP) cabai merah keriting mencapai Rp 20.000. Hamid menyebutkan HPP itu terdiri dari input produksi Rp 10.000 dan upah tenaga kerja Rp 10.000.
“Jadi kalau Rp 3.000/kg, tenaga kerja nggak dibayar, inputnya sudah termakan. Pasti susah petani kan. Bayangkan saja harganya Rp 3.000-Rp 4.000/kg, HPP input saja Rp 10.000.
Itu sebabnya, banyak petani cabai yang tidak lagi merawat tanamannya. Bahkan di beberapa tempat sengaja dibongkar dan diganti dengan tanaman lain yang lebih menguntungkan.
Di Lampung (area cabai) cuma 100 ha, bahaya loh kalau Lampung saja 100 ha. Kalau Lampung harusnya 400 ha, itu nggak terurus karena harga murah terus. Bayangkan murah terus 4-5 bulan,” tambahnya.














