InfoPasar.id
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Politik
  • Tekno
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Politik
  • Tekno
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
InfoPasar.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Politik
  • Tekno
  • Gaya Hidup
Home News

Perawatan Armada Baru, Mufti Anam Pertanyakan Keandalan KRL Besutan INKA

by Redaksi
9 September 2026
in News, Tak Berkategori
Perawatan Armada Baru, Mufti Anam Pertanyakan Keandalan KRL Besutan INKA

Oplus_16908288

1
VIEWS

Jakarta, infopasar.id – Kapoksi PDIP Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, menyoroti langkah PT KAI Commuter Indonesia (KCI) yang mengurangi jumlah perjalanan kereta rel listrik (KRL) rute Bogor-Jakarta Kota hingga akhir September 2026.

Kebijakan pemangkasan rute ini diambil oleh pihak manajemen dengan alasan untuk melakukan perawatan komprehensif terhadap armada KRL. Namun, keputusan tersebut memicu tanda tanya besar dari pihak legislatif karena armada yang dirawat merupakan sarana transportasi publik yang relatif baru.

Mufti Anam mengaku heran dengan situasi ini lantaran rangkaian kereta tersebut merupakan produk mutakhir besutan PT Industri Kereta Api (INKA).

Menurutnya, sebuah produk yang baru saja diproduksi dan dioperasikan seharusnya berada dalam kondisi prima tanpa perlu langsung menjalani perawatan masif yang mengorbankan pelayanan publik.

Kondisi ini dinilai janggal bagi sebuah pengadaan teknologi transportasi modern.

Anggota fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa dirinya tetap mendukung penuh segala bentuk pemeriksaan teknis demi menjamin keselamatan para pelintas pelaju.

Ia sepakat bahwa aspek keselamatan penumpang merupakan prioritas utama yang tidak boleh ditawar sedikit pun oleh operator.

Sisi perlindungan konsumen wajib ditegakkan dalam setiap operasional transportasi massal nasional.

Meski demikian, Mufti menekankan perlunya evaluasi mendalam mengenai kualitas pengerjaan produk dalam negeri tersebut.

Ia mempertanyakan mengapa keandalan produk baru ini justru sudah memicu persoalan teknis hingga berdampak langsung pada pengurangan 17 perjalanan KRL operasional harian.

BacaJuga

Kejagung Tetapkan PT Toba Pulp Lestari Tbk Sebagai Tersangka Korupsi Transfer Pricing

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meluas, Sebaran Abu Vulkanik Capai Enam Provinsi dan Ganggu Penerbangan

Fenomena Sungai Surut, Ribuan Ikan Sapu-sapu Terhampar di Jawa Tengah

Pihak Komisi VI mendesak adanya transparansi dan pertanggungjawaban menyeluruh mengenai performa lini armada baru ini agar tidak merugikan masyarakat luas di kemudian hari.

 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jelajahi

  • Bisnis & Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • News
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Tekno
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 InfoPasar.id - Media Informasi Pasar, Bisnis & Keuangan Teraktual

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Bisnis & Ekonomi
  • Keuangan
  • Gaya Hidup
  • Politik
  • Tekno

© 2024 InfoPasar.id - Media Informasi Pasar, Bisnis & Keuangan Teraktual